MUTASI TAHAP PERTAMA, 212 PEJABAT DILANTIK

Manggar, Diskominfo Beltim – Sebanyak 212 orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Belitung Timur dilantik, dikukuhkan dan diambil sumpahnya oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza, Senin (15/1). Jika biasanya acara Pengambilan sumpah jabatan, pelantikan dan pengukuhan berlangsung di dalam gedung, maka untuk pertama kali pelantikan berlangsung Halaman Kantor Bupati Beltim. Hal ini dikarenakan Auditorium Zahari MZ masih mengalami perombakan, sedangkan ruang Rapat Bawah Sekretariat Daerah tidak bisa menampung banyaknya pejabat yang dilantik.

          Para Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dilantik diantaranya, Kepala Badan Keuangan Daerah, Ahmadni menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan  Pengembangan Daerah (BP4D), Peris Nainggolan menjadi Kepala BP4D dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Sarjano menjadi Kepala Dinas Perikanan. Seluruh JPTP yang dilantik merupakan pelantikan dan pengukuhan ke jabatan baru karena adanya perubahan nomenklatur atau nama OPD. Untuk BP4D meski namanya masih sama namun nomenklatur di salah bidangnya berubah.

Selain itu, untuk Jabatan Administrator atau eselon III, yang berubah diantaranya Yuspian, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris BP4D menjadi Camat Kelapa Kampit. Andrianto Putra yang dulunya menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, diangkat menjadi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Sedangkan Camat Kelapa Kampit sebelumnya Rodi Rosadi, kembali ke jebatan sebelumnya Kepala Bidang di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza menekankan pelantikan dan mutasi yang dilakukan merupakan hasil evaluasi kinerja pegawai selama kurun waktu satu tahun sejak diangkat 3 Januari 2017 lalu. Ia berharap pejabat yang dilantik dapat bekerja lebih baik lagi dan memberikan kontribusi untuk Kabupaten Beltim. “Ada yang mutasi, dan ada yang baik kita berikan promosi. Yuk lah kita tata kembali, agar pembangunan di Beltim lebih baik lagi,” kata Yuslih.

Yuslih menekankan pelantikan tersebut masih tahap pertama, dalam waktu dekat ini akan ada pelantikan susulan ke dua. Untuk waktu, ia belum bisa memastikan namun keinginannya pelantikan kedua akan berjalan dalam waktu dekat. “Yang eselon II Kepala Dinas kan sudah dijobfit, segaralah dalam waktu dekat ini. Mudah-mudahan aku inginnya dalam bulan Januari inilah,” tukas Yuslih. 

Mutasi Dikejar Deadline

Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim, Ikhwan Fahrozi menekankan mutasi tahap pertama yang dilakukan karena dikejar oleh deadline waktu untuk penganggaran keuangan dan administrasi. Ia menyebut jika 15 Januari 2018 merupakan batas akhir untuk peresmian perubahan nomenklatur dari Susunan Organisasi Tata Kerja yang baru. “Melakukan permutasian memerlukan waktu dan pertimbangan jangka panjang. Dengan adanya SOTK baru, bisa dikatakan deadlinenya hari ini,” kata Ikwan saat dikonfirmasi wartawan terkait pelantikan.

Mantan Asisten I bidang Pemerintahan itu mengakui jika saat memutasi salah satu OPD maka akan berakibat adanya pejabat dari OPD lain yang ikut dimutasi. Apalagi di Tahun 2018 ini, Pemkab Beltim menambah satu OPD baru dan harus menarik ulang para pejabat di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil. “Mutasi ini menyebabkan efek domino. Yang muncul adalah pada saat kita memutasikan salah satu pegawai ada kesalahan, nama yang bersangkutan belum dimutasikan ke tempat lain,” jelas Ikhwan.

Namun Ikwan menyatakan tidak ada pihak yang dirugikan. Para pegawai yang belum sempat dilantik pada tahap pertama akan dilantik pada pelantikan tahap ke dua. “Sekaligus sama yang JPTP, dan Jabatan Fungsional Tertentu. Kebetulan kita masih nunggu hasil dari Komisi Apatur Sipil Negara terkait jobfit kemarin,” ujarnya. @2!

Sumber: 
https://www.belitungtimurkab.go.id/?p=8601
Penulis: 
Fauzi Akbar
Fotografer: 
Azy